Laman

Minggu, 08 April 2012

Hari Pertama (Jakarta-Singapura)

Pada Tanggal I Maret 2012 saya menggunakan maskapai penerbangan yang cukup murah ke Singapura. Kebetulan saya memesan tiket 3 bulan sebelum keberangkatan dan itu masih promo. Harga tiket Jakarta-Singapura yang saya dapat yaitu Rp.170.000 melalui agen utiket. Kalau mau nyari tiket murah bisa melalui utiket. Waktu itu kedua teman saya beli duluan di websitenya langsung malah lebih mahal padahal kita juga bareng menggunakan maskapai penerbangan tersebut. Nah, Pada saat itu pertama kalinya saya naik pesawat, pertama kalinya ke luar negeri, dan sekaligus 3 negara yang saya kunjungi dalam 10 hari. Perjalanan dari Bandung saya mulai dari pukul 15.30 dan sampai di Jakarta International Airport (CGK) pukul 18.30. Saking macetnya Jakarta saya hampir telat buat check in. Jadwal penerbangan saya sendiri pukul 08.05 PM-10.50 PM. 1 jam sebelum keberangkatan harus check in terlebih dahulu. Dan ketika saya datang, antrian cukup lumayan. Saya pun membawa Ransel yang cukup berat beserta tas travel. Saya kira saya bakal kena cas bagasi dan untungnya tidak masalah. Tapi pas masuk gerbang berikutnya saya disuruh memasukkan tas travel ke bagasi, tapi untungnya tidak kena bayaran. Setelah itu penerbangan dimulai.
Sesampainya di Changi Airport, saya menuju ke imigrasi kemudian segera mencari free shutle bus dan kemudian turun bersama penumpang yang lain. Saya mencari nomer bus yang akan turun di tempat itu. Berhubung penginapan saya berada di Khatib Road, saya cari tempat yang ada nomer bus 858. (Bayar Busnya 1,8 SGD tapi kalo ga ada 2 SGD dicemplungin di deket supir). Lalu bilang ke supir, " Let me know if we reach khatib station." 
Saya cukup dibuat bingung, karena kami menginap di tempat saudaranya teman. Kemudian di dalam bis, saking takutnya kesasar saya mencoba nanya penumpang yang duduk di sebelah saya. Saya penasaran dengan kartu EZ Link yang dipinjamkan teman buat saya. Penumpang yang duduk di sebelah saya memegang kartu tersebut. Kemudian saya mencoba tanya " Permisi, apakah bis ini menggunakan kartu EZ Link ini?." (menggunakan bahasa Inggris). Kemudian Penumpang China itu malah jadi bikin tambah bingung jawabnya. Dia tampaknya tidak bisa Bahasa Inggris dengan fasih. Kemudian, dia mengeluarkan Handphonenya. Jeng Jeng Jeng, keluarlah iPhone. Hahaha, kemudian kami malah asik mengobrol dengan kemampuan bahasa China saya yang sangat minim sampai kemudian saya juga tahu kalo kartu tersebut bisa digunakan di MRT dan juga di LRT. Sampai akhirnya si supir berkata sudah sampai Khatib, kami pun "say goodbye". 
Sesampainya di Apartemen, saya sempet kesasar berkali-kali karena banyaknya nomer. Kemudian kami pun bertanya sama orang yang sedang duduk diam di daerah apartemen. Kemudian, sampailah kita bertamu di apartemen mbak "W". Sesampainya di sana kami pun langsung istirahat karena besok hari waktunya kami menjelajahi Singapura dalam sehari.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar