Lisbon, Portugal 2016
Pada musim liburan panas tahun 2016, aku melakukan perjalanan ke Porto, Lisbon, dan Madrid. Dari Porto menuju Lisbon menggunakan bis Rede Nacional de Expressos seharga 15 Euro dengan memilih youth ticket. Hari pertama dimulai dengan mencari hostel dan sangat disayangkan hostel yang pernah aku tempati sangat buruk dan kotor bernama “Locals Hostel & Suites” untuk 2 malam dengan harga 24.98 Euro. Aku stay di hostel ini karena satu-satunya yang masih kosong di center. Pertama kali datang dan menanyakan kamar yang telah aku booking melalui HostelWorld, mereka bilang “full booked yang 4 bed mixed room”, aku pun kesal dan meminta uang kembali dan mereka berjanji untuk mengembalikan sebagian uang dikarenakan menggantikan tipe kamar yang telah dipesan menjadi "8 bed mixed room". Setelah itu, aku keluar untuk mencari hiburan malam ke klub-klub terdekat. Aku mengikuti PubCrawl tour seharga 15 Euro (cukup mahal) yang diadakan oleh student erasmus, ketika menunggu lama di sekitar lapangan tengah kota. Klub yang mereka pilih sangat membosankan dan bukan tipe yang ingin aku kunjungi, akan tetapi aku mendapat kenalan baru. Di keesokan harinya, aku mendapatkan makan pagi gratis dari orang yang kenalan baru dari PubCrawl tour dan berkeliling kota menggunakan "Hop on Hop Off". Di malam harinya, dilanjutkan dengan kuliner di Restoran O’ Arco (sangat disarankan walaupun penuh dengan orang karena saking larisnya). Di hari berikutnya, aku bertemu kembali dengan teman lama yang pernah bertemu di Thailand. Dia orang Italia yang berdomisili di Lisbon dan kita sudah kenal cukup lama. Kita mengelilingi daerah yang sedang ada festival pada saat itu dan dilanjutkan dengan berjalan-jalan di daerah sekitar Lisbon. Aku melanjutkan kuliner dengan kenalan baru yang pernah aku temui di Porto dan kita makan di daerah Baxia karena pada waktu itu "Time Out Market" sangat penuh.
Di daerah dekat taman yang terdapat Festival
Di hari terakhir, aku mencoba pergi untuk mengunjungi lift tertinggi di Lisbon, dimana harus mengantri untuk bisa menuju ke atas. Di sana, aku bertemu 2 orang kenalan baru dan kita memutuskan untuk jalan-jalan bersama. Kita mengunjungi kastil, kuliner di pasta de nata ‘egg tarts’ di Pasteis de Belem yang seharga 6.30 Euro pada waktu itu. Malam harinya, aku mencoba makan untuk terakhir kalinya ke “Time out market” karena penasaran (cukup mahal bagi orang yang tidak banyak uang, berhubung harga yang paling murah cuman sedikit porsi) sebelum menuju ke Airport ke penerbangan menuju Madrid, Spain. Aku pun mendapat uang kembali yang dijanjikan pihak hostel beserta deposit yang telah aku berikan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar